Jenis-Jenis Pupuk Untuk Tanaman

Pemupukan amat berguna untuk tumbuhan berkembang optimum, tetapi banyaknya jenis-jenis pupuk yang tersebar di pasaran sering-kali membuat kita bertanya-tanya untuk memutuskan pupuk mana yang cocok untuk tumbuhan kita. Perihal ini sangat berguna karna pemupukan yang salah dan melewati batas tidak bagus dan berbahaya buat tumbuhan.

Dikutip dari carabudidaya.xyz berikut ini jenis-jenis pupuk yang lumrah kita temui di pasaran :

 

PUPUK ORGANIK

JENIS-JENIS PUPUK ORGANIK

1. Pupuk Kompos

Pupuk kompos merupakan pupuk yang dihasilkan dari hasil pelapukan serta penguraian materi-bahan organik misalnya dedaunan, kotoran rumah tangga, dan lainnya.

2. Pupuk Kandang

Pupuk kandng merupakan pupuk yang dibuat dari hasil pelapukan serta penguraian bahan-bahan organik kayak kotoran binatang. 

3. Pupuk Serasah

Pupuk serasah merupakan jenis pupuk natural yang mempunyai senyawa berlandas karbonium yang dibuat dari kotoran organik nabati ataupun anggota tumbuhan yang telah tidak lagi terpakai serta berganti warna serta , kayak jerami, sabut kelapa, serta rumput. Pupuk ini selalu diujarkan jua selaku pupuk penutup tanah karna mampu diletakkan di atas rataan tanah. tidak hanya mampu menolong memupuk tanah, pupuk serasah jua berharga buat memelihara humiditas serta struktur tanah biar senantiasa bagus serta melawan penyakit pada tumbuhan efek air hujan.

4. Pupuk Organik Cair

Saat ini di pasaran banyak dijual bervariasi jenis-jenis pupuk, salah satunya pupuk organik cair. materi pokok pembuatan pupuk ini serupa dengan pupuk organik yang ada kayak rabuk, pupuk kansertag. tapi, pupuk jenis ini ditambahkan air dengan metode pengairan dan juga sebagian metode yang ada, maka menciptakan pupuk cair. Bisanya pupuk ini dibuat dari kemih piaraan ataupun hasil dari metode pembusukan bahan-bahan organik kayak buah-buahan busuk serta bahan pupuk organik yang ada. Pupuk organik cair lazimnya  selaku aksesoris dengan metode disemprotkan ke daun ataupun disiramkan pada rataan tanah dekat tumbuhan. tipe pupuk ini disenangi karna efisien serta mudah penggunannya . 

 

PUPUK ANORGANIK

Pupuk anorganik ataupun lumrah diujarkan pupuk kimia merupakan pupuk yang terbuat dengan cara kimia ataupun jua selalu diujarkan dengan pupuk buatan. Pupuk kimia mampu dibedakan selaku pupuk kimia tunggal serta pupuk kimia bineka. Pupuk kimia tunggal dan pupuk kimia bineka mempunyai isi hara komplet.

 

Jenis-Jenis Pupuk Kimia Tunggal

Pupuk kimia tunggal cukup mempunyai satu jenis hara. sampelnya pupuk N, pupuk P, dan pupuk K

 

Pupuk Nitrogen (Pupuk tunggal N)

Pupuk N merupakan pupuk kimia tunggal yang mempunyai kandungan faktor N. Pemanfaatannya buat meninggikan faktor N didalam tanah.

faktor N diinginkan tumbuhan lebih besar di mula era taruh buat mengencangkan perkembangan daun, oleh karna itu pupuk N selalu digunakan selaku pupuk dasar berbenturan pupuk kandang maupun kompos

 

1. Pupuk Urea (memiliki faktor panjang N)

Pupuk urea mempunyai kandungan 46% N, poinnya tiap 100 kilogram pupuk urea mempunyai kandungan 46 kilogram faktor N (Nitrogen). Baca sepenuhnya perihal pupuk urea disini.

2. Pupuk ZA (faktor besar N)

Kadar Nitrogennya sebesar 20,5% – 21,0 %

3. Ammonium Chlorida (faktor besar N)

Kadar N sebesar 25%

 

Pupuk Phospate (Pupuk tunggal P)

1. SP-36

Kadar phospate (P) sebesar 36%-38%

 

2. TSP

Kadar phospate (P) sebesar 46%-48%

 

3. FMP

Kadar phospate (P) sebesar 21%

 

4. Agrophos

Kadar phopate sebesar 25%

 

Pupuk potasium (Pupuk tunggal K)

1. potasium Sulfat (ZK)

Mengandung faktor K dalam  K2O sebesar 48% – 52%.

 

2. potasium Chlorida (KCL)

Mengandung faktor K dalam  K2O sebesar 60%

 

3. potasium Magnesium

Mengandung faktor K dalam  K2O sebesar 21% – 30%

 

Pupuk Kimia Majemuk

Berbeda dengan pupuk kimia tunggal yang mempunyai cukup satu faktor besar, pupuk kimia bineka merupakan pupuk kimia yang mempunyai kandungan minimun 2 faktor besar. sampel pupuk kimia bineka merupakan :

 

Pupuk NP

Pupuk NK (amat langka ),

Pupuk PK (amat langka ), dan

Pupuk NPK

 

Macam-macam pupuk dikelompokkan bersumber pada metode aplikasinya dipisah selaku 2 (2), adalah:

 

Pupuk Akar

Pupuk Akar merupakan pupuk yang digunakan dengan metode disebar ataupun dibenamkan pada tanah disekeliling tumbuhan biar gampang diserap oleh sumber. mayoritas pupuk sumber mempunyai isi hara besar.

 

Pupuk Daun

Pupuk Daun merupakan pupuk yang digunakan dengan metode disemprotkan pada daun tumbuhan. mayoritas jenis-jenis pupuk daun mempunyai isi faktor hara mikro.

Pupuk daun yakni jenis pupuk yang eksklusif digunakan dengan cara disemprotkan pada rataan daun. mayoritas pupuk daun mempunyai isi faktor hara mikro.

 

Pupuk Hayati

Nama lain pupuk biologi merupakan biofertilizer.  tampak yang jua menyebutnya pupuk bio. apapun julukan pupuk biologi mampu diartikan selaku pupuk yang hidup. sesungguhnya julukan pupuk kurang sesuai, karna pupuk biologi tidak mempunyai kandungan hara. Pupuk biologi tidak mempunyai kandungan N, P, dan K. isi pupuk biologi merupakan mikriorganisme yang mempunyai kontribusi positif buat tumbuhan. himpunan mikroba yang selalu digunakan merupakan mikroba-mikroba yang menambat N dari cuaca, mikroba yang melarutkan hara (paling utama P dan K) mikroba-mikroba yang memicu perkembangan tumbuhan. Pupuk biologi mampu berwujud jasad renik bibit penyakit atau fungi/cendawan.

 

Referensi : 

Jenis-Jenis Pupuk Terlengkap