
Ucapan belasungkawa pada umumnya akan diucapkan oleh orang-orang disekitar kepada mereka yang ditimpa musibah, yakni ketika ada keluarga atau saudaranya meninggal dunia.
Dalam ajaran agama Islam, memberikan ucapan belasungkawa merupakan salah satu adab yang harus dilakukan untuk menunjukkan rasa empati kepada keluarga almarhum. Nah, berikut di bawah ini ada kumpulan ucapan belasungkawa Islami.
1. ”Mudah-mudahan kita dapat mengambil tauladan pada kebaikan yang telah almarhum lakukan selama hidupnya di dunia. Sebagai sesama Muslim, sudah menjadi keharusan bagi kita untuk melupakan semua perilaku buruk almarhum dan tidak mengungkitnya kembali.”
2. “Rasa sedih dan tetesan air mata ini bukan berarti kita tidak ikhlas akan kepergiannya, melainkan karena rasa cinta kami terhadap almarhum. Semoga amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT.”
3. “Pada dasarnya setiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematian. Begitu pun dengan diri kita yang sewaktu-waktu akan dihadapkan pada maut untuk kembali menghadap Allah SWT. Bersabarlah atas musibah ini, dan yakinlah bahwa Allah SWT memiliki rencana yang lebih baik lagi.”
4. “Janganlah berlarut-larut dalam kesedihan, karena kita semua juga akan kembali dipertemukan untuk menghadap Allah SWT.”
5. “Sejatinya seluruh alam semesta beserta makhluk-makhluk yang ada merupakan milik Allah SWT. Kita sebagai manusia hanya sebatas menumpang di dunia ini, karena sewaktu-waktu Sang Khalik akan memanggil kita.”
6. “Semua yang terjadi di langit maupun bumi itu atas izin Allah SWT, ikhlaskanlah kepergian almarahum dengan lapang dada. Doakan yang terbaik bagi almarhum agar diterangkan alam kuburnya, dan semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Amin”
7. “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Kami sekeluarga turut berduka cita atas kepergian almarhum, semoga Allah SWT menerima semua amal baiknya dan mengampuni segala dosanya selama hidup di dunia.”
8. “Sesungguhnya kita semua adalah milik Allah, dan hanya kepada-Nya pula kita akan kembali. Saya turut berduka cita atas meninggalnya ayahmu, semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya. Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan kesabaran.”
9. “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, baru saja kemarin almarhum berkunjung ke rumah. Saya benar-benar merasa kehilangan sosok almarhum yang periang dan ramah. Semoga Allah SWT memberikan tempat yang layak untuknya.”
10. “Ketahuilah bahwasannya Allah SWT tidak akan menimpakan cobaan yang diluar batas kemampuan hamba-hambaNya. Oleh karena itu, ikhlas dan bersabar merupakan kunci agar kita tidak terus berlarut-larut dalam kesedihan.”
11. “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, selamat jalan saudaraku, semoga engkau ditempatkan di tempat terindah yang sudah disiapkan oleh Allah SWT, yakni di surgaNya. Amin ya rabbal’alamin.”
12. “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, saya dan keluarga turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah almarhum, dan mengampuni segala dosa-dosa yang pernah dilakukannya.”
13. “Rezeki, jodoh, dan maut hanya Allah SWT sajalah yang tahu. Kita sebagai hambaNya hanya bisa pasrah dan ikhlas untuk menjalani takdir ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan.”
14. “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, semoga almarhum husnul khatimah dan bagi keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kesabaran oleh Allah SWT.”
15. “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, selamat jalan sahabat kecilku semoga nanti Allah SWT mempertemukan kita kembali di surgaNya. Amin ya rabbal’alamin.”