Cegah Osteoporosis dengan Kombinasi Nutrisi yang Tepat

Tulang nan kuat berasal dari nutrisi yang tepat. Spesialis gizi Putri Sakti mengingatkan untuk menjaga kesehatan tulang dengan kombinasi nutrisi mulai dari kalsium, vitamin D, hingga antioksidan.

“Untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan tulang nan baik itu kudu kombinasi dari beberapa nutrisi,” kata personil Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) itu.

Ia mengatakan konsumsi vitamin D nan dianjurkan adalah 1.000 unit per hari. Namun, lebih baik lagi jika melakukan cek darah dan berkonsultasi terlebih dulu dengan mahir gizi untuk mengetahui dosis nan tepat.

“Orang Indonesia itu nyaris 90 persen mengalami kekurangan vitamin D. Jadi, harapannya dengan cek darah, kita jadi tahu dosis nan paling tepat. Apakah sudah kudu masuk terapi alias masuk maintenance saja,” katanya.

Untuk kalsium, dia menganjurkan mengonsumsi 1.000 mg per hari. Namun untuk nan mempunyai akibat alias apalagi sudah didiagnosis osteoporosis, takarannya menjadi lebih tinggi, ialah minimal 1.200 mg per hari.

“Harapannya bisa terpenuhi dari makanan sumber. Tapi jika tidak memungkinkan, baru kita pertimbangkan tambahan dari suplemen,” jelasnya.

Pentingnya antioksidan
Nutrisi lain nan kudu dipenuhi adalah antioksidan. Antioksidan nan baik untuk kesehatan tulang dan otot salah satunya didapatkan dari ekstrak buah zaitun. Ia menjelaskan dalam ekstrak buah oliva terdapat hidroksitirosol nan bisa meningkatkan serta menjaga kepadatan tulang sehingga diharapkan dapat menekan akibat osteoporosis.

“Atau jikalau sudah terjadi osteoporosis jangan sampai kondisinya lebih parah lagi,” ujar Putri.

Ia menambahkan untuk membantu kesehatan tulang nan baik diperlukan kekuatan otot dan kesehatan jantung nan baik sehingga nutrisi lain seperti protein nabati dan hewani, magnesium, hingga omega-3 juga kudu tercukupi. Selain memenuhi kebutuhan nutrisi, Putri juga mengatakan ada beberapa larangan jika mau menjaga dan meningkatkan kepadatan tulang, ialah tidak berlebihan dalam mengonsumsi gula dan minuman nan mengandung kafein seperti kopi dan teh.

“Kafein mengurangi penyerapan kalsium. Jadi jika mau meningkatkan kepadatan tulang, ketika mengonsumsi sumber kalsium beri jarak paling tidak dua jam dengan sumber kafein. Harapannya juga konsumsinya dikurangi, jangan setiap hari sehingga tidak memperberat akibat osteoporosis,” pesannya. “Lalu jika terlalu tinggi gula, salah satu efeknya adalah mempercepat terjadinya kehilangan mineral tulang. Jadi, kepadatan tulangnya menurun tanpa kita ketahui.” 

Ia menambahkan minum alkohol juga sebaiknya dihindari lantaran dapat mempercepat pengeroposan tulang sehingga meningkatkan risiko osteoporosis.

Baca info lain nya di : https://tercinta.my.id